(Heni Al-Mubarok)
Mengapa
matahari memberikan senjanya?
Begitulah,
aku mulai mencintainya
Karena
keindahannya...
Aku
pun mengaguminya
Mengapa hujan slalu mengiringi senja
?
Yang memberikan kenangan
Lalu terhapus oleh tetesannya
Semudah itukah menghilangkan jejak, setelah kelam?
Hingga
saat itupun aku mengutuk hujan
Namun
hujan merayuku dengan indahnya pelangi
Hingga
aku terlena oleh pancaran senyumnya pelangi
Namun
itu tak abadi, sejak awan biru menyamari
Dimana keadilan Tuhan......
Bagaimana mungkin Tuhan menciptakan cinta tanpa keabadian?
Sejak itu aku merenung....
Ternyata inilah diri yang hidup tanpa syukur

Tidak ada komentar:
Posting Komentar